Simulasi Membuat Server DHCP Pada Jaringan Menggunakan Cisco Packet Tracer
Simulasi Membuat Server DHCP Pada Jaringan Menggunakan Cisco Packet Tracer
Jika
anda belum menginstal applikasi Cisco Packet Tracer silahkan Instal terlebih dahulu
di Cara Instal Cisco Packet Tracer.
Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP) adalah standar protokol jaringan yang digunakan pada Internet Protocol (IP) jaringan. DHCP dikendalikan oleh server DHCP yang secara dinamis mendistribusikan parameter konfigurasi jaringan, seperti alamat IP , untuk antarmuka dan layanan. Sebuah router atau gerbang perumahan dapat diaktifkan untuk bertindak sebagai server DHCP. Sebuah server DHCP memungkinkan komputer untuk meminta alamat IP dan parameter jaringan secara otomatis, mengurangi kebutuhan untuk administrator jaringan atau pengguna untuk mengkonfigurasi pengaturan secara manual. Dengan tidak adanya server DHCP, setiap komputer atau perangkat lain (misalnya, printer) pada jaringan harus statis (yaitu, manual) ditugaskan ke alamat IP.
PERSIAPAN
Persiapan simulasi server
DHCP dalam contoh ini adalah dengan menggunakan 4 buah workstation, 1 switch,
dan 1 server sehingga terlihat seperti gambar di bawah ini.
![]() |
Simulasi Workstation dan Server DHCP
Double-klik Server0. Pilih tab Config. Pada menu Interface, pilih Fast-Ethernet. Pada bagian IP Configuration, isikan dengan IP address server, dalam contoh ini 192.168.123.1 subnet mask 255.255.255.0.
![]() |
Masih di jendela properties Server0 pada menu Services, pilih DHCP. Pastikan service DHCP On. Isikan blok IP address yang akan diberikan, kemudian di simpan (save).
![]() |
Pada Start IP
Address isikan dengan 192.168.123.19, dan pada Maximum Number of Users=5. Hal
ini berarti setiap host yang request IP pada DHCP Server akan mendapatkan IP
address mulai dari range 192.168.123.19 - 192.168.123.23. Untuk field
Default Gateway dan DNS Server biarkan kosong untuk contoh ini.
MELAKUKAN REQUEST DHCP
Double-klik PC0 hingga muncul jendela properties PC0. Pilih tab Desktop. Pada menu yang ada, pilih menu IP Configuration.
![]() |
| Jendela Properties PC0 Pada Tab "Desktop" |
Pastikan pilihan radio button pada pilihan DHCP. Setelah konfigurasi selesai, silahkan mengecek konfigurasi IP pada PC0 yang sebelumnya telah di-set ke DHCP. Hasil akhir bisa dilihat pada gambar di bawah ini. Terlihat IP address yang diberikan oleh DHCP Server adalah 192.168.123.19 lengkap dengan subnetnya 255.255.255.0
![]() |
| Konfigurasi IP Address Otomatis Memanfaatkan DHCP Server |
Lakukan hal yang sama terhadap PC1, PC2, PC3, dan PC4!
KESIMPULAN
Dari hasil percobaan yang dilakukan, dapat diambil kesimpulan bahwa:
1.
Pemberian IP Address otomatis
memanfaatkan protokol DHCP. Host yang melakukan layanan pemberian IP
address disebut server DHCP.
2. Workstation baru mendapat konfigurasi host
dari DHCP server hanya jika layanan DHCP server memang ada dan statusnya
On.






Belum ada Komentar untuk "Simulasi Membuat Server DHCP Pada Jaringan Menggunakan Cisco Packet Tracer"
Posting Komentar