Apa jadinya jika nilai konstanta Pi berubah menjadi 3,2?
Dulu, dunia sempat
dihebohkan oleh matematikawan amatir bernama Edward J. Goodwin. Dia
secara ilegal ingin mengubah nilai ππ menjadi 3,23,2, padahal kita semua tahu bahwa π=3,1415⋯π=3,1415⋯ merupakan bilangan irasional yang memiliki digit di
belakang koma tidak ada habisnya.
Kronologi pengubahan
nilai ππ tersebut berawal dari masalah matematika kuno yang telah
membingungkan ahli geometri selama ribuan tahun lamanya. Masalah itu
bernama squaring the circle (menguadratkan lingkaran).
Bunyinya kira-kira seperti ini:
Bagaimana cara mengonstruksi persegi yang
luasnya sama dengan luas lingkaran dengan menggunakan penggaris dan kompas?
Bila masalah tersebut
terpecahkan, maka mereka dapat menghitung luas lingkaran dengan menggunakan
luas persegi. Sayangnya, pada tahun 1882, Ferdinand von Lindemann telah membuktikan
bahwa hal tersebut mustahil dilakukan, sebab π=3,1415⋯π=3,1415⋯ merupakan bilangan transenden. Dengan begitu, tidak akan
ada persegi yang memenuhi syarat tersebut. Namun, tiba-tiba Goodwin mengumumkan
bahwa dia telah menemukan solusi dari masalah menguadratkan lingkaran ini.
Tapi, tunggu dulu, bagaimana mungkin?
Ya mudah saja,
katanya, cukup definisikan ulang nilai ππ menjadi 3,23,2, maka kita memiliki solusi dari masalah menguadratkan
lingkaran. Konyol sekali, 'kan? Tidak hanya itu, dia bahkan mencoba membuat
badan legislatif di negara bagian Indiana untuk mengeluarkan sebuah
undang-undang yang membakukan nilai ππ menjadi 3,23,2. Keinginan tersebut sampai diwujudkan dalam rancangan
undang-undang pembakuan nilai π=3,2π=3,2, tapi pada akhirnya RUU tersebut tidak pernah sampai menjadi
undang-undang, karena digagalkan oleh seorang matematikawan bernama Profesor
C.A Waldo.[1]
Jadi Anda bisa saja
mengubah nilai ππ menjadi 3,23,2, tapi saya sarankan untuk tidak melakukannya bila tidak ingin
dilabeli sebagai orang halu (atau malah gila?) seperti Goodwin ini. Dan bila
seandainya nilai ππ berubah menjadi 3,23,2, maka seperti apa yang dikatakan oleh Goodwin, kita dapat
memecahkan masalah menguadratkan lingkaran (yang faktanya mustahil untuk
diselesaikan). Terlebih, beberapa identitas matematika yang memuat ππ tidak akan
berlaku lagi, seperti identitas Euler eiπ+1=0eiπ+1=0, atau jumlah deret 4−43+45−47+⋯4−43+45−47+⋯, tidak akan lagi
konvergen ke ππ yang nilainya telah berubah menjadi 3,23,2.
Tapi tentu
konstanta ππ yang merupakan perbandingan dari panjang keliling
lingkaran dengan diameternya tidak akan pernah mungkin berubah.
Pertanyaan "apa yang akan terjadi jika ππberubah menjadi 3,23,2?" sebetulnya
sangat tidak masuk akal, ini sama saja seperti Anda mempertanyakan "apa
yang akan terjadi jika 3,1415⋯3,1415⋯ berubah menjadi 3,23,2?" atau "apa
yang akan terjadi bila 11 berubah
menjadi 22?" atau "apa yang akan terjadi bila warna putih
berubah menjadi warna hitam?". It doesn't make sense! Sebab
konstanta di dalam matematika bersifat aktual dan tidak arbitrer.
Namun, jika Anda ingin
membulatkan nilai ππ menjadi 3,23,2 untuk mempermudah perhitungan, maka hal ini tidak menjadi
masalah, yang terjadi adalah perhitungan yang Anda lakukan menjadi kurang
akurat karena selisih dengan nilai sesungguhnya menjadi lebih besar lagi. Itu
saja.

Belum ada Komentar untuk "Apa jadinya jika nilai konstanta Pi berubah menjadi 3,2?"
Posting Komentar